
Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs di Kabupaten Lumajang
memang masih berlangsung. Dari keseluruhan pelaksanaan UN hingga Rabu
(25/4/2012) ini, DPRD Kabupaten Lumajang melalui Komisi D bidang
pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang telah melakukan
peninjauan ke berbagai sekolah pelaksana, mendapatkan fakta bahwa UN
berlangsung aman tanpa insiden kecurangan.
Hal
ini yang disampaikan Bukasan, SPd, anggota Komisi D DPRD Kabupaten
Lumajang. Ketika berdialog dengan Sentral FM Lumajang, politisi PDI
Perjuangan ini menyampaikan, pihaknya sejak sebelum pelaksanaan UN telah
melakukan pemantauan segala persiapan yang dilakukan sekolah.
Termasuk, melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik)
Kabupaten Lumajang untuk memastikan bahwa ujian akhir yang menjadi
salah-satu penentu kelulusan anak didik ini berlangsung sesuai dengan
harapan.
”Apalagi, UN ini kan sudah dilksanakan secara rutin bertahun-tahun.
Jadi, kami melakukan koordinasi sejak awal dengan sekolah melalui
Dindik. Apa saja persiapan yang telah dilakukan. Dan untuk memastikan
pelaksanaannya lancar tanpa insiden kecurangan, kami jug aturun
langsung. Kebetulan saat UN jenjang SMA sepekan lalu, kami bertepatan
dengan pelaksanaan reses hingga langsung melakukan peninjauan di dapil
(daerah pemilihan) masing-masing,” demikian kata Bukasan Spd.
Hasilnya, pelaksanaan UN tahun 2012 ini dinilai berjalan lancar. Tidak
ada temuan kecurangan atau insiden yang menganggu pelaksanaan UN di
Kabupaten Lumajang ini, seperti yang sempat terjadi tahun sebelumnya.
”Sebab, untuk tahun 2011 lalu, ada temuan siswa nyontek dan sebagainya.
Tahun ini secara keseluruhan lebih lancar,” paparnya.
”Harapan hami, seluruh siswa ya lulus 100 persen. Karena, nilai UN bukan
satu-satunya parameter kelulusan siswa. Masih ada nilai UAS yang juga
bisa mendongkrak kelulusannya,” ujarnya.
sumber : suarasurabaya.net

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs di Kabupaten Lumajang
memang masih berlangsung. Dari keseluruhan pelaksanaan UN hingga Rabu
(25/4/2012) ini, DPRD Kabupaten Lumajang melalui Komisi D bidang
pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang telah melakukan
peninjauan ke berbagai sekolah pelaksana, mendapatkan fakta bahwa UN
berlangsung aman tanpa insiden kecurangan.
Hal
ini yang disampaikan Bukasan, SPd, anggota Komisi D DPRD Kabupaten
Lumajang. Ketika berdialog dengan Sentral FM Lumajang, politisi PDI
Perjuangan ini menyampaikan, pihaknya sejak sebelum pelaksanaan UN telah
melakukan pemantauan segala persiapan yang dilakukan sekolah.
Termasuk, melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik)
Kabupaten Lumajang untuk memastikan bahwa ujian akhir yang menjadi
salah-satu penentu kelulusan anak didik ini berlangsung sesuai dengan
harapan.
”Apalagi, UN ini kan sudah dilksanakan secara rutin bertahun-tahun.
Jadi, kami melakukan koordinasi sejak awal dengan sekolah melalui
Dindik. Apa saja persiapan yang telah dilakukan. Dan untuk memastikan
pelaksanaannya lancar tanpa insiden kecurangan, kami jug aturun
langsung. Kebetulan saat UN jenjang SMA sepekan lalu, kami bertepatan
dengan pelaksanaan reses hingga langsung melakukan peninjauan di dapil
(daerah pemilihan) masing-masing,” demikian kata Bukasan Spd.
Hasilnya, pelaksanaan UN tahun 2012 ini dinilai berjalan lancar. Tidak
ada temuan kecurangan atau insiden yang menganggu pelaksanaan UN di
Kabupaten Lumajang ini, seperti yang sempat terjadi tahun sebelumnya.
”Sebab, untuk tahun 2011 lalu, ada temuan siswa nyontek dan sebagainya.
Tahun ini secara keseluruhan lebih lancar,” paparnya.
”Harapan hami, seluruh siswa ya lulus 100 persen. Karena, nilai UN bukan
satu-satunya parameter kelulusan siswa. Masih ada nilai UAS yang juga
bisa mendongkrak kelulusannya,” ujarnya.
sumber : suarasurabaya.net

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs di Kabupaten Lumajang
memang masih berlangsung. Dari keseluruhan pelaksanaan UN hingga Rabu
(25/4/2012) ini, DPRD Kabupaten Lumajang melalui Komisi D bidang
pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang telah melakukan
peninjauan ke berbagai sekolah pelaksana, mendapatkan fakta bahwa UN
berlangsung aman tanpa insiden kecurangan.
Hal
ini yang disampaikan Bukasan, SPd, anggota Komisi D DPRD Kabupaten
Lumajang. Ketika berdialog dengan Sentral FM Lumajang, politisi PDI
Perjuangan ini menyampaikan, pihaknya sejak sebelum pelaksanaan UN telah
melakukan pemantauan segala persiapan yang dilakukan sekolah.
Termasuk, melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik)
Kabupaten Lumajang untuk memastikan bahwa ujian akhir yang menjadi
salah-satu penentu kelulusan anak didik ini berlangsung sesuai dengan
harapan.
”Apalagi, UN ini kan sudah dilksanakan secara rutin bertahun-tahun.
Jadi, kami melakukan koordinasi sejak awal dengan sekolah melalui
Dindik. Apa saja persiapan yang telah dilakukan. Dan untuk memastikan
pelaksanaannya lancar tanpa insiden kecurangan, kami jug aturun
langsung. Kebetulan saat UN jenjang SMA sepekan lalu, kami bertepatan
dengan pelaksanaan reses hingga langsung melakukan peninjauan di dapil
(daerah pemilihan) masing-masing,” demikian kata Bukasan Spd.
Hasilnya, pelaksanaan UN tahun 2012 ini dinilai berjalan lancar. Tidak
ada temuan kecurangan atau insiden yang menganggu pelaksanaan UN di
Kabupaten Lumajang ini, seperti yang sempat terjadi tahun sebelumnya.
”Sebab, untuk tahun 2011 lalu, ada temuan siswa nyontek dan sebagainya.
Tahun ini secara keseluruhan lebih lancar,” paparnya.
”Harapan hami, seluruh siswa ya lulus 100 persen. Karena, nilai UN bukan
satu-satunya parameter kelulusan siswa. Masih ada nilai UAS yang juga
bisa mendongkrak kelulusannya,” ujarnya.
sumber : suarasurabaya.net

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs di Kabupaten Lumajang
memang masih berlangsung. Dari keseluruhan pelaksanaan UN hingga Rabu
(25/4/2012) ini, DPRD Kabupaten Lumajang melalui Komisi D bidang
pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang telah melakukan
peninjauan ke berbagai sekolah pelaksana, mendapatkan fakta bahwa UN
berlangsung aman tanpa insiden kecurangan.
Hal
ini yang disampaikan Bukasan, SPd, anggota Komisi D DPRD Kabupaten
Lumajang. Ketika berdialog dengan Sentral FM Lumajang, politisi PDI
Perjuangan ini menyampaikan, pihaknya sejak sebelum pelaksanaan UN telah
melakukan pemantauan segala persiapan yang dilakukan sekolah.
Termasuk, melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik)
Kabupaten Lumajang untuk memastikan bahwa ujian akhir yang menjadi
salah-satu penentu kelulusan anak didik ini berlangsung sesuai dengan
harapan.
”Apalagi, UN ini kan sudah dilksanakan secara rutin bertahun-tahun.
Jadi, kami melakukan koordinasi sejak awal dengan sekolah melalui
Dindik. Apa saja persiapan yang telah dilakukan. Dan untuk memastikan
pelaksanaannya lancar tanpa insiden kecurangan, kami jug aturun
langsung. Kebetulan saat UN jenjang SMA sepekan lalu, kami bertepatan
dengan pelaksanaan reses hingga langsung melakukan peninjauan di dapil
(daerah pemilihan) masing-masing,” demikian kata Bukasan Spd.
Hasilnya, pelaksanaan UN tahun 2012 ini dinilai berjalan lancar. Tidak
ada temuan kecurangan atau insiden yang menganggu pelaksanaan UN di
Kabupaten Lumajang ini, seperti yang sempat terjadi tahun sebelumnya.
”Sebab, untuk tahun 2011 lalu, ada temuan siswa nyontek dan sebagainya.
Tahun ini secara keseluruhan lebih lancar,” paparnya.
”Harapan hami, seluruh siswa ya lulus 100 persen. Karena, nilai UN bukan
satu-satunya parameter kelulusan siswa. Masih ada nilai UAS yang juga
bisa mendongkrak kelulusannya,” ujarnya.
sumber : suarasurabaya.net

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs di Kabupaten Lumajang
memang masih berlangsung. Dari keseluruhan pelaksanaan UN hingga Rabu
(25/4/2012) ini, DPRD Kabupaten Lumajang melalui Komisi D bidang
pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang telah melakukan
peninjauan ke berbagai sekolah pelaksana, mendapatkan fakta bahwa UN
berlangsung aman tanpa insiden kecurangan.
Hal
ini yang disampaikan Bukasan, SPd, anggota Komisi D DPRD Kabupaten
Lumajang. Ketika berdialog dengan Sentral FM Lumajang, politisi PDI
Perjuangan ini menyampaikan, pihaknya sejak sebelum pelaksanaan UN telah
melakukan pemantauan segala persiapan yang dilakukan sekolah.
Termasuk, melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik)
Kabupaten Lumajang untuk memastikan bahwa ujian akhir yang menjadi
salah-satu penentu kelulusan anak didik ini berlangsung sesuai dengan
harapan.
”Apalagi, UN ini kan sudah dilksanakan secara rutin bertahun-tahun.
Jadi, kami melakukan koordinasi sejak awal dengan sekolah melalui
Dindik. Apa saja persiapan yang telah dilakukan. Dan untuk memastikan
pelaksanaannya lancar tanpa insiden kecurangan, kami jug aturun
langsung. Kebetulan saat UN jenjang SMA sepekan lalu, kami bertepatan
dengan pelaksanaan reses hingga langsung melakukan peninjauan di dapil
(daerah pemilihan) masing-masing,” demikian kata Bukasan Spd.
Hasilnya, pelaksanaan UN tahun 2012 ini dinilai berjalan lancar. Tidak
ada temuan kecurangan atau insiden yang menganggu pelaksanaan UN di
Kabupaten Lumajang ini, seperti yang sempat terjadi tahun sebelumnya.
”Sebab, untuk tahun 2011 lalu, ada temuan siswa nyontek dan sebagainya.
Tahun ini secara keseluruhan lebih lancar,” paparnya.
”Harapan hami, seluruh siswa ya lulus 100 persen. Karena, nilai UN bukan
satu-satunya parameter kelulusan siswa. Masih ada nilai UAS yang juga
bisa mendongkrak kelulusannya,” ujarnya.
sumber : suarasurabaya.net

Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) jenjang SMP/MTs di Kabupaten Lumajang
memang masih berlangsung. Dari keseluruhan pelaksanaan UN hingga Rabu
(25/4/2012) ini, DPRD Kabupaten Lumajang melalui Komisi D bidang
pendidikan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) yang telah melakukan
peninjauan ke berbagai sekolah pelaksana, mendapatkan fakta bahwa UN
berlangsung aman tanpa insiden kecurangan.
Hal
ini yang disampaikan Bukasan, SPd, anggota Komisi D DPRD Kabupaten
Lumajang. Ketika berdialog dengan Sentral FM Lumajang, politisi PDI
Perjuangan ini menyampaikan, pihaknya sejak sebelum pelaksanaan UN telah
melakukan pemantauan segala persiapan yang dilakukan sekolah.
Termasuk, melakukan koordinasi dengan Dinas Pendidikan (Dindik)
Kabupaten Lumajang untuk memastikan bahwa ujian akhir yang menjadi
salah-satu penentu kelulusan anak didik ini berlangsung sesuai dengan
harapan.
”Apalagi, UN ini kan sudah dilksanakan secara rutin bertahun-tahun.
Jadi, kami melakukan koordinasi sejak awal dengan sekolah melalui
Dindik. Apa saja persiapan yang telah dilakukan. Dan untuk memastikan
pelaksanaannya lancar tanpa insiden kecurangan, kami jug aturun
langsung. Kebetulan saat UN jenjang SMA sepekan lalu, kami bertepatan
dengan pelaksanaan reses hingga langsung melakukan peninjauan di dapil
(daerah pemilihan) masing-masing,” demikian kata Bukasan Spd.
Hasilnya, pelaksanaan UN tahun 2012 ini dinilai berjalan lancar. Tidak
ada temuan kecurangan atau insiden yang menganggu pelaksanaan UN di
Kabupaten Lumajang ini, seperti yang sempat terjadi tahun sebelumnya.
”Sebab, untuk tahun 2011 lalu, ada temuan siswa nyontek dan sebagainya.
Tahun ini secara keseluruhan lebih lancar,” paparnya.
”Harapan hami, seluruh siswa ya lulus 100 persen. Karena, nilai UN bukan
satu-satunya parameter kelulusan siswa. Masih ada nilai UAS yang juga
bisa mendongkrak kelulusannya,” ujarnya.
sumber : suarasurabaya.net